Mirnasari, 2319401016 (2026) Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity Of Care) Pada Ibu Hamil Ny. L Dengan Anemia Sedang Di Pmb Pera Kec. Medan Tuntungan Kota Medan Provinsi Sumatra Utara Tahun 2026. [KTI]
Mirnasari- Abstrak.pdf
Download (768kB)
Mirnasari- Bab 1-5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (731kB) | Request a copy
Mirnasari- Daftar Pustaka.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar belakang Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (COC) merupakan asuhan yang dimulai dari kehamilan yang menjelaskan bahwa anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang terus meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi. Data WHO pada tahun 2023 menunjukkan bahwa anemia pada ibu hamil secara global mencapai 36,5% di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Anemia pada ibu hamil cukup tinggi, sebesar 56%, sedangkan angka terendah adalah 24,1%. Kematian ibu di Provinsi Sumatra Utara adalah sebanyak 154 kasus dari 294.912 kelahiran hidup, sehingga pada tahun 2024 mencapai 52,22 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian terjadi karena perdarahan pada 34 kasus (22,08%). Pada tahun 2024, anemia pada ibu hamil di Sumatera Utara mencapai 48,9%. Asuhan persalinan merupakan kejadian fisiologis di mana terdapat rangkaian proses pengeluaran hasil konsepsi yang terdiri dari selaput ketuban, janin, tali pusat, dan plasenta. Masa nifas (puerperium) adalah masa setelah persalinan yang dimulai segera setelah 2 jam lahirnya plasenta. Baru lahir adalah bayi yang lahir dalam satu jam pertama kehidupan. Keluarga berencana merupakan usaha untuk mewujudkan keluarga dengan usia kawin ideal, mengatur jumlah anak atau menunda kehamilan. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada ibu mulai dari masa kehamilan mengalami anemia sedang, bersalin tidak mengalami komplikasi, nifas menjaga kebersihan, BBL tidak ada komplikasi, hingga pelayanan kontrasepsi (KB) yang dipilih ibu, KB AKBK. Metodologi penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan studi kasus pada Ny. L usia 32 tahun G3P2A0, gestasi 34 minggu 2 hari Pendekatan ini menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara, format pengkajian dan pendokumentasi langsung dengan Ibu L di Pmb Vera, Jl.Bungan Rampe Raya Simalingkar B, Sepanjang Bulan Desember 2025. Data Yang Diperoleh Terdiri Dari Data Primer Dan Sekunder, Kemudian Dianalisis Dengan Mengurangi Data Penting Dan Memberikan Gambaran Yang Jelas. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara praktik dan teori dalam pengelolaan kehamilan, pascapersalinan, perawatan bayi baru lahir, dan program keluarga berencana, dan hasil dari penelitian didapatkan pada ibu hamil yang mengalami anemia ringan. Kesimpulan: Selama kehamilan, Ibu L melakukan kunjungan ke PMB dan 1 kali kunjungan ke dokter tidak sesuai dengan pedoman sehingga Ibu mengalami anemia sedang. Selama persalinan, prosedurnya sesuai dengan teori. Selama masa pascapersalinan, dilakukan 4 kali kunjungan, dan ada 3 kali kunjungan untuk bayi baru lahir. Ibu L memilih kb AKBK (Implan) selama 5 tahun dalam program KB.
| Item Type: | KTI |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia Ringan, AKI, AKB, Timester Ketiga, Pascapersalinan, Perencanaan Keluarga. |
| Subjects: | Midwifery |
| Divisions: | Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga |
| Depositing User: | Rohasianti Sagala A.Md |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 04:38 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 04:38 |
| URI: | https://repository.mitrahusada.ac.id/id/eprint/612 |

