Manajemen Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (COC) Pada Ibu Hamil, Bersalin, Nifas Dengan Bendungan Asi dan KB Pada Ny”S” di PMB Muliani Ginting Desa Karang Rejo Kec. Stabat Kab. Langkat Sumatera Utara Tahun 2024

Mirna Aprilia, 2319001023 Manajemen Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (COC) Pada Ibu Hamil, Bersalin, Nifas Dengan Bendungan Asi dan KB Pada Ny”S” di PMB Muliani Ginting Desa Karang Rejo Kec. Stabat Kab. Langkat Sumatera Utara Tahun 2024. [COC]

[thumbnail of COC- Mirna Aprilia-1-11.pdf] Text
COC- Mirna Aprilia-1-11.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of COC- Mirna Aprilia-12-220.pdf] Text
COC- Mirna Aprilia-12-220.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of COC- Mirna Aprilia-221-233.pdf] Text
COC- Mirna Aprilia-221-233.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Jumlah kasus kematian ibu di Provinsi Sumatera Utara tahun 2020 sebanyak 187 kasus dari 299.198 sasaran lahir hidup, sehingga bila dikonversikan maka Angka Kematian Ibu (AKI) di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 adalah sebesar 62,50 per 100.000 Kelahiran Hidup. Angka ini
menunjukkan penurunan AKI jika dibandingkan dengan tahun 2019 yakni 66,76 per 100.000 Kelahiran Hidup. Berdasarkan data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI kejadian bendungan ASI di Indoensia pada tahun 2020 terbanyak ada pada ibu-ibu bekerja yaitu sebanyak 16% dari ibu menyusui. Metode: Jenis metode dalam penulisan kasus ini diperoleh dari kasus yang meliputi unit tunggal dengan jenis laporan yaitu metode deskriptif yang diteliti menghasilkan deskripsi situasi secara objektif. Teknik pengumpulan data
menggunakan metode SOAP. Lokasi Penelitian dilakukan di
Stabat, kabupaten Langkat. PMB Muliani Ginting, SST, Bd Kecamatan Hasil: Pada asuhan manajemen kehamilan sampai dengan Keluarga Berencana (KB) didapatkan hasil Ny. S mengalami bendungan ASI pada nifas ke II dengan efek bendungan ASI pada ibu menyebabkan tekanan intraduktal, yang
memengaruhi berbagai bagian payudara dan meningkatkan tekanan di seluruh payudara. Kemudia dilaksanakan konseling tentang teknik menyusui yang benar, perawatan payudara dan cara memberikan ASI sesering mungkin minimal 2 jam sekali secara on demand. Kasus Ny. S dengan bendungan ASI asuhan yang dilakukan selama 2 hari ini tidak ditemukan kegawatdaruratan atau tanda infeksi yang terjadi pada payudara ibu maka tidak dilakukan tindakan segera Kesimpulan: Tidak ada perdarahan atau infeksi, terbukti dengan tidak adanya sekret lokea yang banyak dan tidak berbau pada empat kunjungan terakhir pada masa nifas. Setelah klien diberikan beberapa asuhan kebidanan tentang
penanganan bendungan ASI. Masalah pasien teratasi dengan baik.
Kata Kunci: Bendungan ASI, Continuity Of Care (COC)

Item Type: COC
Subjects: Midwifery
Divisions: Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi
Depositing User: Siti Sabbiah S.S.I
Date Deposited: 05 Feb 2026 09:20
Last Modified: 05 Feb 2026 09:20
URI: https://repository.mitrahusada.ac.id/id/eprint/422

Actions (login required)

View Item
View Item