Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of Care) Pada Ibu Nifas Ny.C Dengan Bendungan Asi Di Praktek Bidan Mandiri Bidan Deby Cyntia Kec. Medan Amplas Prov. Sumatera Utara Tahun 2026

Sopi Aribah Bancin, 2319401021 (2026) Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of Care) Pada Ibu Nifas Ny.C Dengan Bendungan Asi Di Praktek Bidan Mandiri Bidan Deby Cyntia Kec. Medan Amplas Prov. Sumatera Utara Tahun 2026. [KTI]

[thumbnail of Sopi Aribah- Abstrak.pdf] Text
Sopi Aribah- Abstrak.pdf

Download (551kB)
[thumbnail of Sopi Aribah- Bab 1-5.pdf] Text
Sopi Aribah- Bab 1-5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (988kB) | Request a copy
[thumbnail of Sopi Aribah- Daftar Pustaka.pdf] Text
Sopi Aribah- Daftar Pustaka.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang bendungan ASI merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada masa nifas dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan payudara, peningkatan suhu tubuh, hingga komplikasi seperti mastitis apabila tidak ditangani dengan baik. Kejadian bendungan ASI masih cukup tinggi baik secara global maupun di Indonesia, sehingga diperlukan pelayanan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care/CoC) untuk mendeteksi dan menangani secara komprehensif. Berdasarkan hasil survei di PMB Deby Cintya, ditemukan ibu nifas yang mengalami bendungan ASI sehingga diperlukan asuhan berkelanjutan guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi. Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan secara komprehensif pada Ny. C mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir (BBL), hingga keluarga berencana (KB) tanpa komplikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan Continuity of Care. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi buku KIA, dan studi kepustakaan. Asuhan dilakukan secara berkesinambungan mulai masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana di PMB Deby Cintya. Hasil menunjukkan bahwa Ny. C menjalani kehamilan fisiologis tanpa komplikasi, proses persalinan berlangsung normal, dan pada masa nifas ditemukan bendungan ASI. Penatalaksanaan dilakukan melalui edukasi, breast care, pijat oksitosin, pemberian ASI sesering mungkin, serta konseling perawatan payudara. Setelah dilakukan asuhan, kondisi ibu membaik, ASI keluar lancar, pembengkakan payudara berkurang, dan tidak ditemukan komplikasi pada ibu maupun bayi. Kesimpulan setelah dilakukan manajemen studi kasus pada Ny. C secara berkelanjutan dilaksanakan dengan baik sesuai standar pelayanan kebidanan. Asuhan diberikan mampu membantu mengatasi bendungan ASI, mendukung keberhasilan menyusui, serta menjaga kesehatan ibu dan bayi secara berkelanjutan.

Item Type: KTI
Uncontrolled Keywords: Masa Nifas, Bendungan ASI, Breast Care
Subjects: Midwifery
Divisions: Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga
Depositing User: Rohasianti Sagala A.Md
Date Deposited: 29 Oct 2026 04:38
Last Modified: 29 Oct 2026 04:38
URI: https://repository.mitrahusada.ac.id/id/eprint/610

Actions (login required)

View Item
View Item